Categories
Dunia Balap Motor

Kumpulan Juara Dunia MotoGP dari Team Suzuki

Pandemi Covid-19 nampaknya dirasakan dan dialami oleh beberapa pembalap MotoGP ternama yang ada di dunia. Seperti halnya Marc Marquez dan juga Valentino Rossi ini tidak akan bisa tampil semaksimal mungkin. Akibatnya, dari para pembalap lapis kedua seperti Joan Mir menyodok masuk. Sampai dengan hari ini, Joan Mir juga masih kokoh ad di puncak klasemen sementara setelah menang dalam MotoGP Eropa di pekan lalu. Dalam hal ini Joan Mir juga sudah memasuki puncak klasemen dengan 162 poin dan dirinya bisa unggul atas 37 poin atau dari dua pesaing terdekatnya yakni Fabio dengan Alex. 

Nah ngomong-ngomong tentang Joan mir yang sampai detik ini masih dikagumi atas kemenangannya, nyatanya ada beberapa juara dunia ternama dalam ajang MotoGP dari team Suzuki. Dimana kita tahu, ada yang dari tim Yamaha,  Suzuki, dan juga Honda yang jauh lebih terkenal keberadaannya. Kali ini, kami akan membahas beberapa juara dunia yang masuk ke dalam Team Suzuki.

Juara MotoGP Team Suzuki 1

Bernama : Barry Sheene di tahun 1976 – 1977 

Pembalap yang satu ini memang berasal dari negara Inggris dan telah menjadi penunggang dari Motor Suzuki pertama berjaya yakni di tahun 1976 – 1977. Sheene sendiri sudah dikontrak oleh Suzuki untuk pertama kali pada tahun 1972 / 1973 dalam memenangkan kejuaraan Formula 750 Eropa dan baru dibentuk pada tahun 1973 silam.

Lalu di tahun 1974 silam, Suzuki juga sudah memperkenalkan adanya RG500 yang langsung saja dikendarai oleh Sheene dalam posisi ke 2 – 3 – 4 dengan skor dari 30 poin serta finish ke-enam dalam kejuaraan dunia. Sebuah kecelakaan spektakuler di Daytona 200 pada musim 1975 silam, karis dari Sheene sendiri sempat terancam. Dimana terancam disini bukan sebuah hukuman, yakni ancaman bagi tubuhnya yakni Paha Kiri, Lengan Kanan, Tulang Selangka sampai dengan 2 Tulang Rusuknya akhirnya patah. 

Namun yang membuat Ajaibnya Sheene sendiri pulih dan mulai membalap lagi 7 minggu kemudian. Dimana mengendarai RG500 dan disini dirinya sudah mencetak adanya kemenangan 500cc pertama yang mana mengesankan di negara Belanda sana. Lalu pada tahun 1976 silam, dirinya langsung saja memenangkan adanya 5 seri dari GP 500 cc untuk menjadi juara dunia. Dan musim selanjutnya sendiri Sheene mampu kembali berjaya lagi untuk team Suzuki. 

Juara MotoGP Team Suzuki 2

Bernama : Marco Lucchinelli di tahun 1981 Silam

Disini Lucchinelli sudah memulai karir balap jalanannya pada tahun 1975 di kawasan Laverda dalam balapan ketahanan. Tunggangannya sendiri juga cukup mengesankan bagi pabrik Yamaha di dalam memberinya motor cukup tangguh pada ajang kejuaraan Nasional Italia serta GP 350 cc. Dan di tahun 1976, dirinya sendiri sudah mengendarai adanya Suzuki pad ajang kejuaraan Dunia 500cc saja. Dan dimusim tahun 1977, dirinya langsung saja turun ke posisi 11 pada kejuaraan Dunia 500cc dengan mengendarai Yamaha. 

Marco Lucchinelli sendiri sudah menjalani adanya tahun terbaik yakni 1981. Dan disini dirinya bisa memulai langsung musim itu dengan kemenangan atas Kenny Roberts di dalam perlombaan non-kejuaraan Imola 200 yang bergengsi di negara Italia. Dirinya langsung saja kemudian bisa meraih 5 kemenangan GP 500 cc dan mampu dalam mengalahkan Randy Mamola untuk menjadi juara dunia. 

Sayangnya pada tahun 1982, Marco Lucchinelli ini mampu menerima sebuah tawaran pekerjaan dari Honda untuk balapan NS500 3 Silinder baru mereka bersama Freddie Spencer dan juga Takazumi Katayama. Dan disini dirinya sendiri akan mengalami sebuah musim yang kurang bersemangat. Pasalnya, disini Franco Uncini sudah menjadi juara dunia dengan adanya Motor berlogo Suzuki. 

Juara MotoGP Team Suzuki 3

Bernama : Franco Uncini dimulai dari tahun 1982

Dan setelah beberapa tahun dirinya mengecewakan dengan adanya team Yamaha, maka di tahun 1970 silam Franco Uncini ini sudah membeli suzuki dan meluncurkan langsung tim pribadinya sendiri di kelas 500cc. Dirinya ini adalah seorang Privateer peringkat teratas, baik itu pada tahun 1979 maupun di tahun 1980. Dirinya sendiri mampu mencapai Finish di posisi 5 dan juga 4 pada dua musim tersebut. 

Namun yang membuat ini terasa sangat disayangkan, kecelakaan menghalangi diri dari Franco Uncini hanya untuk tampil bagus pada musim tahun 1981 silam. Akan tetapi, setelah Marco bergabung langsung dengan Honda, disini Suzuki langsung saja menawarkan Uncini sepeda balap yang resmi langsung di sponsori oleh Pabrik yang dijalankan oleh timnya Roberto Gallina. 

Dengan kendaraan yang jauh lebih kompetitif, Uncini sendiri sudah memenangkan Kejuaraan Dunia tahun 1982. Dan disini dirinya bisa mencetak 5 kemenangan di Australia, Belanda, Yugoslavia, Inggris serta di negara Amerika Serikat. Dirinya sendiri juga menjadi seorang pembalap Italia yang terakhir untuk memenangkan Mahkota 500cc sampai pada Valentino Rossi menang di tahun 2001 silam. 

Juara MotoGP Team Suzuki 4

Bernama : Kevin Schwantz sudah ada sejak tahun 1993 silam. 

Pada akhir tahun 1980 an sampai dengan awal tahun 1990 an silam yang dikenang sebagai salah satu era paling kompetitif di GP 500cc. Dan persaingan ini sangat amat sengit dan melibatkan langsung Wayne Rainey,  Wayne Gardner, Mick Doohan, Eddie  Lawson dan juga ada Randy Mamola. Situasi ini jadi semakin menegangkan lagi ketika Schwantz dipercaya menjadi penunggang di tim Suzuki. 

Kevin Schwantz Presented with All-New 2017 GSX-R1000 Serial Number 34 |  Cycle World

Sempat juga dipandang dengan sebelah mata, Rider AS itu mencapai puncak karier sejak tahun 1993. Dan disini dirinya juga menjuarai GP 500cc setelah menang sebanyak 4x, lalu naik ke podium sebanyak 11x dan juga telah mengoleksi pada total 248 poin. Sayang juga, kecelakaan pada tahun 1994 bisa membuat Schwantz ini meninjau ulang dari karirnya. Dan pada awal musim tahun 1995, setelah menjalani adanya percakapan dengan Rainey, Schwantz sendiri memutuskan langsung untuk mengadakan pensiun dari Kompetisi sepeda Motor. Kurang lebihnya telah mengumpulkan langsung 25 kemenangan GP selama kariernya itu. Dan jumlah ini jauh lebih banyak dari Rainey, yang menjadi saingan terbesarnya. 

Juara MotoGP Team Suzuki 5

Yang terakhir ada Roberts, dimana ini adalah penunggang dan team dari suzuki yang bisa merasakan adanya podium juara Dunia MotoGP. Dirinya sendiri langsung saja bergabung dengan Suzuki sejak tahun 1999 silam dan hanya membutuhkan sebuah adaptasi satu musim saja menjadi seorang pembalap terbaik pada musim 2000. 

Akan tetapi, tanda-tanda dari Roberts ini akan sukses benar-benar terlihat semenjak dirinya memiliki debut bersama suzuki. Di negara Malaysia, bisa menghasilkan kemenangan yang sangat mengejutkan dengan mengalahkan juara bertahan yakni Michael Doohan. Dirinya sendiri kemudian memenangkan balapan keduanya di negara Jepang dan kembali lagi mampu mengalahkan Doohan. Kemenangan yang beruntun ini mampu menempatkan sebagai penantang kuat bagi Doohan. 

Sayang sekali, disini Doohan justru harus pensiun karena mengalami sebuah cedera yang dideritanya akibat kecelakaan di ser 3 Spanyol. Selain itu, tantangan utama kejuaraan dari datang rekan Setimnya yakni Alex Criville. Dan disini Criville sudah menjadi seorang Juara sedang Roberts berhasil menjadi seorang Runner Up saja. 

Bedanya dengan tahun 1999, dimana 2000 sudah menjadi musim bagi Roberts dan menghadapi adanya anak baru yakni Valentino Rossi, Roberts juga sudah tidak lagi memikirkan Criville. Dirinya mampu berhasill dalam menemukan sebuah konsistensi dengan meraih langsung 4 kemenangan dan juga 5 podium dalam 16x balapan. Roberts disini mampu meraih adanya gelar pertama pada 2 balapan sebelum akhir musim yakni di GP Rio de Janeiro pada posisi ke-6. Rossi sendiri sudah menjadi pemenang seri tersebut. 

Sampai pada akhirnya, duek dari Roberts dan Rossi di tahun 2000 ini berlanjut sampai ke tahun 2001. Dengan Rossi sendiri sudah mendominasi seri untuk memenangkan dasar gelar, Roberts sendiri hanya berhasil untuk naik podium tunggal dan bisa menyelesaikan adanya musim di posisi ke-11 yang sangat mengecewakan. Hal ini juga sudah menandai langsung berakhirnya era 2-tak 500cc seiring dengan adanya sebuah perubahan regulasi untuk musim 2002.

Categories
Main

Kecelakaan MotoGp Paling Mengerikan dalam Dunia Balap

Sejak adanya Kejuaraan Dunia Balap Motor pertama kali digelar langsung sejak tahun 1949, yang mana total dari seluruh kategori atau kelas yang tercatat 103 pembalap tewas diakibatkan kecelakaan baik entah pada saat latihan bebas maupun lomba. Lalu dari adanya Jumlah tersebut, 30 diantaranya dialami para pembalap kelas utama alias 500cc. Dan di sepanjang era MotoGp sejak tahun 2002 hanya terdapat 2 pembalap yang tewas akibat sebuah kecelakaan yakni Daijiro Kato tahun 2003 silam dan terakhir yang paling terkenal adalah Marco Simoncelli tahun 2011 silam. 

Yang jauh lebih menyedihkan lagi, sudah ada 103 korban tewas saat event balap akhir pekan, 8 diantaranya sudah berstatus juara dunia. Termasuk Leslie Graham yang mana ini Juara Dunia kelas 500cc pertama tahun 1949 silam. Hampir setiap tahun, Federasi Sepeda Motor Internasional atau FIM selaku badan tertinggi olahraga balap motor dunia dan juga Dorna Sports selaku promotor kejuaraan dunia selalu saja berupaya meningkatkan adanya level keselamatan Pembalapnya. 

Disini Korban jiwa memang terbilang sedikit menurun. Namun, kecelakaan hebat tetap saja masih terjadi. Termasuk lagi yang paling fatal saat menewaskan pembalap Moto2, Luis Salom di saat latihan bebas GP Catalunya di tahun 2016 pada sirkuit Barcelona di Spanyol tanggal 3 Juni tahun 2016 silam. Berikut ini akan kami rangkum sedikit adanya beberapa kecelakaan mengerikan dalam dunia MotoGP. 

Kecelakaan GP Austria Tahun 2020 

Lomba MotoGP sudah berdurasikan 28 lap  pada sirkuit Red Bull Ring 16 Agustus tahun 2020 yang di awal-awal sudah berlangsung sangat lancar. Semua benar-benar berubah 180 derajat pada saat terjadinya kecelakaan hebat tepat di lap ke-9 setelah adanya tikungan 1 oleh Johann Zarco ( Esponsorama Racing Ducati ) dengan melakukan adanya Slipstream untuk kemudian melewati Franco Morbidelli yakni Petronas Yamaha SRT di posisi kedelapan di tikungan 2 yang mana sudah hampir lurus. 

Balapan di Red Bull Ring Lagi, Para Rider MotoGP Pertanyakan Tingkat  Keselamatan - MotoGP Bola.net

Entah mengapa racing Line Zarco juga tiba-tiba bisa berubah agak ke kanan menjelang sebuah tikungan ke-3. Disini Morbidelli yang kaget lalu langsung saja tanpa sengaja telah menyenggol ban belakang dari Motor Zarco di dalam kecepatan kurang lebihnya 300 KM/Jam. Dan pada akhirnya, kedua pembalap ini Jatuh dan motor keduanya sama-sama terpental. Seketika bendera Merah pun segera dikibarkan dan lomba pada akhirnya hanya dilanjutkan menjadi 20 lap saja. Dan setelah lomba dilanjutkan, Andrea – Joan Mir – Jack Miller akhirnya bisa berhasil untuk naik Podium GP Austria. 

Setelah terjadi kecelakaan tersebut, pihak sirkuit sendiri seperti Dona dan juga FIM langsung saja melakukan perbaikan peranti keselamatan di tikungan 3. Pasalnya dalam beberapa jam, sebelumnya kecelakaan MotoGP insiden ini sangat amat mengerikan terjadi di moto2 dan di area yang tidak akan jauh berbeda. 

Kecelakaan GP Inggris Tahun 1983 

Terdapat Dua Pembalap yang sama-sama menggunakan adanya Suzuki, Norman Brown dan juga Peter Huber tewas dalam lomba kelas 500cc GP Inggris tahun 1983 di Sirkuit Silverstone pada 31 Juli tahun 1983. Lomba baru saja berlangsung 10 menit di Lap ke-6 saat huber menyenggol langsung Motor Brown yang mana mengalami masalah pada mesin, seusai keluar dari Tikungan Stowe. Brown sendiri sebagai pembalap resmi dari Irlandia Utara saat itu berusia 23 Tahun dan langsung saja tewas di tempat. Ada juga Huber nih seorang pembalap yang berasal langsung dari negara Swiss dan usianya 29 Tahun meninggal dunia di dalam perjalanan menuju Rumah Sakit dengan menggunakan Helikopter. 

Walah...ini event Motogp apa balap liar???... - Iwanbanaran.com

Banyak saksi yang menuturkan bahwa Motor Brown ini memang mengalami kendala teknis dan tengah mencoba kembali masuk ke dalam lintasan dari Pasir pengaman saat Huber sendiri menghantamnya. Lomba sendiri sempat saja dihentikan selama 45 menit hingga hujan rintik-rintik mulai turun. Ujungnya sendiri ada lomba yang terbagi 2 dengan masing-masing 5 hingga 23 lap. Kenny Roberts sendiri mampu memenangi kedua lomba yang pada akhirnya ditetapkan sebagai pemenang langsung GP Inggris tahun 1983. 

Kecelakaan GP Malaysia Tahun 2011 

Ini nih kecelakaan MotoGP dan sempat menggegerkan para fans dari Marco Simoncelli. Pasalnya, sang Legenda tampan ini harus meninggal pada sirkuit tersebut. Tepatnya tanggal 23 oktober tahun 2011 Sirkuit Sepang, terdapat 3 pembalap Tim Repsol Honda yang langsung saja menempati Grid Terdepan dengan adanya Dani pedrosa sebagai pemegang Pole Position. Casey Stoner langsung saja melesat jauh dan bisa mengungguli 2 rekan dari setimnya yakni Pedrosa dan Andrea Dovizioso. Yakni Marco Simoncelli yang menjelang adanya lap kedua berada langsung di posisi ke-4 dan tiba-tiba saja kehilangan kendali atas motornya selepas tikungan 11. 

Marco Simoncelli Dead Aged 24 – Marco Simoncelli Crash in Malaysia |  QNBIKES. Motorcycle Blog for Bikers

Namun, celakanya motor ini justru mengarah langsung ke tengah lintasan dan bisa menghalangi adanya Racing Line Colin Edwards yang nyatanya tidak sempat untuk melakukan penghindaran. Disini Valentino Rossi tepat sekali di belakang agak samping kanan Edwards tidak akan mampu dalam menghindari tabrakan hingga membuat helm dari Marco Simoncelli menjadi lepas. Sempat juga langsung dibawa ke rumah sakit tetapi pada pukul 5 sore waktu Malaysia, Marco Simoncelli dinyatakan meninggal dunia akibat cedera parah pada bagian dada dan juga Kepala. Pimpinan lomba akhirnya bisa memutuskan lomba dihentikan dan juga tidak akan ada poin yang langsung diberikan GP Malaysia 2011. 

Kecelakaan GP Inggris 2019 

Kecelakaan ini menjadi putaran ke 12 kejuaraan Dunia MotoGP 2019 dan juga akan digelar pada 25 Agustus 2019 yang ada di Sirkuit Silverstone. Yang mana lomba ini memiliki durasi 20 lap dan menjadi salah satu balapan kelas utama dengan Gap Finis terdekat sepanjang sejarah setelah Alex Rins dalam memenangi lomba hanya 0,013 detik atas Marc Marquez. Namun untuk GP Inggris tahun 2019 juga sudah mencatat langsung satu kecelakaan mengerikan di kelas MotoGP kendati memang tidak sampai menghilangkan nyawa dari sang pembalap.

Pembalap MotoGP Tidak Akan Menyukai Aspal Baru Sirkuit Silverstone :  Okezone Sports

Pada saat sesudah dimulainya Start, maka para pembalap sudah berlomba-lomba masuk tikungan 1 yang berkarakter dengan sangat amat cepat. Saat keluar tikungan inilah Fabio Quartararo melakukan sebuah kesalahan hingga terjatuh. Andrea Dovizioso benar-benar tidak bisa menghindari motor Quartararo dan langsung menghantamnya dan membuat tubuhnya tersebut terlempar. Ducati yang dimiliki langsung oleh Dovi terbakar setelah terseret beberapa meter ke sisi lintasan. 

Disini Quartararo tidak langsung mengalami cedera sementara Dovi bisa langsung dilarikan ke rumah sakit di Coventry. Disini Dovi juga tidak akan cedera serius meski sempat mengaku kehilangan memori setelah terjatuh. Seusai lomba, Quartararo juga mengaku kehilangan adanya Grip di bagian belakang setelah Rins yang ada di depannya ini melakukan sebuah kesalahan yang dinilai kecil selepas keluar dari tikungan 1. 

Kecelakaan GP Jepang Tahun 2003 

Sirkuit Suzuka, tuan rumah dari digelarnya MotoGP Jepang saat itu menjadi putaran pertama Kejuaraan Dunia MotoGP tahun 2003 dan menjadi pukulan langsung bagi para pembalap menyusul tewasnya Daijiro Kato. Insiden pada lomba yang kala itu berlangsung sejak tanggal 6 April tahun 2003 terbilang sangat tragis dan bukan hanya kato berstatus pembalap tuan rumah. Juara Dunia kelas 250cc di tahun 2001 tersebut menjadi salah satu pembalap muda berbakat saat itu. 

Misteri Honda Gresini, dari Daijiro Kato dan Marco Simoncelli | Republika  Online

Kato juga jatuh di tikungan 14, 130R dan langsung saja menghantam dinding pembatas saat menggeber langsung honda yang dimiliki oleh Tim Telefonica Movistar Honda dalam kecepatan tinggi agar kiranya nantinya bisa mendapatkan posisi bagus di Casio triangle. Berdasarkan langsung dari penyelidikan Motor Koto memiliki kecepatan 170 km/jam disaat mengarah dari tengah ke sisi kiri trek sampai dengan menghantam tembok pembatas dalam sebuah kecepatan 150 Km/Jam. Kato juga sempat dirawat selama kurang lebihnya 2 minggu dan pada akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada tanggal 20 April tahun 2003 tepat di pukul 12:42 waktu Jepang akibat adanya kerusakan pada bagian otak dari Kato. 

Setelah terjadi sebuah kecelakaan yang mana menewaskan Kato, GP Jepang langsung dipindah ke sirkuit Twin Ring Motegi yang mana sebelumnya selalu saja menggelar GP Pacific. Nomor Motor Kato sendiri 74 dan tidak boleh lagi digunakan sebagai salah satu bentuk penghormatan terhadap pembalap yang tewas di usianya 26 Tahun tersebut.

Categories
Main

Penghasilan Pembalap MotoGP Terkaya

Ajang balap motor bergengsi, yaitu MotoGP akan kembali diselenggarakan. Semenjak akhir Maret 2015, para pembalap MotoGP yang melesat di arena balap dan kemudian saling bersaing merebutkan sebuah podium pertama. Dengan mengendarai motor yang dibuat khusus untuk ajang dunia balap, para pembalap ini kemudian saling beradu meraih poin di setiap pertandingan. Bahkan tak jarang ada pembalap ini harus mengalami sebuah cedera ringan hingga berat dan mengharuskan mereka menjalani sebuah operasi.

Penghasilan Pembalap MotoGP Terkaya

Risiko yang sangat berat memang selalu menanti para pembalap MotoGP. Tidak hanya memicu sebuah kecepatan tinggi, pada saat bertanding namun kondisi arena balap juga sering kali membahayakan para pembalap. Bahkan, sampai ada pembalap MotoGP yang juga pernah meregang nyawa di dalam arena sirkuit. Maka untuk itu, tidak heran apabila penghasilan yang mereka peroleh memiliki jumlah nominalnya cukup fantastis. Bahkan hingga mencapai jumlah miliaran rupiah untuk per tahunnya. Siapa saja nama pembalap MotoGP yang masuk dalam kategori atlet MotoGP terkaya? Inilah daftar pembalap dengan penghasilan tertinggi seperti yang juga telah dikutip dari situs therichest.

Cal Crutchlow

Penghasilan : $1.9 juta/tahun

Cal Crutchlow menjadi pembalap pertama yang akan kita bahas. Pembalap yang merupakan warnga kebangsan Inggris ini bergabung dengan CWM LCR Honda untuk ajang balapan pada musim 2015. Sebelum Cal Crutchlow terjun ke dalam dunia MotoGP, Cal juga pernah menorehkan sebuah prestasi yang ada di dalam ajang balap motor yang sebelumnya telah digelutinya yaitu sejak tahun 1999. Ia juga pernah menjuarai sebuah ajang British Supersport dan ajang World Supersport.

Berkat prestasinya tersebut, Cal kemudian memutuskan untuk turun ke ajang MotoGP pada musim 2011. Debut pertamanya dalam ajang MotoGP di lakukan dengan menggandeng tim Tech 3 dan mengendarai motor Yamaha. Di musim tersebut Cal pun mampu menyabet sebuah gelar Rookie of the Year di dalam kejuaraan dunia grand prix. Cal pun pernah bergabung dengan tim Ducati.

Maverick Vinales

Penghasilan : $ 1,5 juta/tahun

Pembalap berkebangsaan Spanyol ini masih tergolong sangat muda untuk berada di ajang kelas MotoGP, yaitu dirinya baru berusia 22 tahun.
Walaupun begitu, ia sempat digadang-gadang nantinya akan merepotkan para pembalap lain di musim yang akan datang. Vinales berhasil memasuki kelas MotoGP yaitu pada tahun 2015, dan kemudian saat itu menunggangi motor Suzuki, namun pada musim 2017, ia resmi bergabung ke dalam tim Yamaha.

Dani Pedrosa

Penghasilan : $3.9 juta/tahun

Bermula dari sebuah ajang balap dalam 125cc, membuat nama Dani Pedrosa kemudian dikenal, karena prestasinya yang cukup melesat dan luar biasa. Dani Pedrosa dirinya berhasil meraih Juara Dunia pada tahun 2003. Kemudian, Dani naik ke dalam peringkat dengan menggoreskan kecepatannya di dalam kelas 250cc. Dan lagi-lagi pada saat itu dirinya berhasil meraih sebuah prestasi yang cukup gemilang, dengan juara dunia di tahun 2004 dan 2005.

Peraihan juara tersebut kemudian mengukuhkan gelar juara dunia termuda pada balapan kelas 250cc. Dan kemudian tahun 2006, Pedrosa pada akhirnya masuk dalam balapan bergengsi MotoGP dengan memilih Repsol Honda sebagai timnya. Selama berkarya, dirinya selalu berhasil masuk kedalam posisi 5 besar. Maka tidak heran jika pembalap MotoGP yang menggunakan nomor 26 ini menoreh sebuah pundi-pundi hingga mencapai $3.9 juta/tahun.

Andrea Dovizioso

Andrea Dovizioso mengalami sebuah peningkatan penghasilan yang cukup signifikan bila dibandingkan dengan musim lalu. Setelah dirinya terikat kontrak dua tahun untuk musim 2017 dan 2018. Dovizioso diberikan gaji yaitu sebesar 2,5 juta dollar (Rp 33,3 Miliar) untuk per tahun. Hal ini menempatkan Dovizioso kemudian menjadi pembalap terkaya kelima di dalam ajang MotoGP 2017. Gaji Dovizioso tersebut melonjak jika dibandingkan dengan musim lalu. Dimana pada saat dirinya masih dibayar 1 juta dollar olah tim Ducati. Dovizioso yang nantinya bakal menjadi rekan satu tim dengan Lorenzo di dalam Ducati Corsa.

Marc Marquez

Penghasilan : $4 juta/tahun

Pembalap muda dan juga cukup bertalenta yang berasal dari Spanyol ini menggemparkan dunia ajang balap MotoGP. Debut pertamanya di dalam MotoGP yaitu pada tahun 2013 langsung membuahkan sebuah hasil. Marc Marquez sukses meraih gelar juara dunia di usianya yang masih ke 20. Perolehan prestasi tersebut kemudian langsung membuatnya menjadi juara MotoGP termuda.

Bersama dengan Repsol Honda Team, Marquez terus meraih banyak prestasi gemilang lainnya. Bahkan tahun berikutnya, dirinya yang mampu bertengger di posisi teratas dan kemudian kembali menjadi seorang Juara Dunia MotoGP. Dengan sederet dan keterampilannya tersebut, karir dan juga penghasilan Marquez kemudian semakin meningkat. Ia berada dalam urutan ketiga sebagai pembalap MotoGP terkaya pada saat ini.

Jorge Lorenzo

Penghasilan : $9,2 juta/tahun

Jorge Lorenzo merupakan salah satu pembalap yang juga masuk ke dalam pembalap terkaya dengan pendapatan yang besar. Jorge Lorenzo pembalap bernomor 99 asal Spanyol ini selalu terlihat sangat prima dan tampil dengan maksimal di setiap pertandingan. Bahkan karena maksimalnya pengambilan dirinya pernah mengalami cedera beberapa kali saat melakukan aksinya.

Namun, usahanya dan kerja kerasnya membuahkan sebuah hasil yang cukup membanggakan. Karna tercatat dirinya pernah berhasil menyabet gelar juara Dunia MotoGP pada tahun 2010 dan tahun 2012. Bersama dengan timnya Yamaha. Bersama dengan Yamaha dirinya berhasil mencetak sebuah prestasi yang gemilang. Untuk itu, Yamaha memberikan sebuah penghasilan sebesar $7,2 juta/tahun dan sisa kekayaan yang ia peroleh dari hasil endorsement dan kerjasama iklan.

Valentino Rossi

Penghasilan : $22 juta/tahun (Rp 289,5 miliar/tahun)

Valentino Rossi siapa yang tidak kenal dengan pembalap yang satu ini. Dengan banyaknya prestasi yang diraih, membuat Valentino Rossi menjadi pembalap yang namanya paling dikenal di dunia. Bahlan Rossi disebut sebagai pembalap sepanjang masa. Valentino Rossi memiliki segudang pengalaman hebat saat beraksi dalam sirkuit.

Pria yang dijuluki sebagai Rossifumi, Valentinik dan juga The Doctor ini menyukai dunia balap sejak dirinya masih kecil. Maka tidak heran jika dirinya sangat berhasil memperoleh 7 gelar Juara Dunia di dalam ajang MotoGP. Prestasinya tersebut sekaligus membuatnya menjadi pembalap MotoGP terkaya. Kekayaannya tersebut yang memang sebanding dengan prestasi yang telah dicetak. Bahkan dirinya juga menjadi satu-satunya atlet balap motor yang masuk ke dalam daftar Atlet Terkaya dalam versi majalah Forbes. Rossi yang identik dengan nomor balap 46 ini sudah berhasil meraih $12juta/tahun dari penghasilan tetapnya dan $10 juta dari kerja sama endorsement.

Demikian itulah beberapa nama atlet MotoGP terkaya di dunia. Kekayaannya tersebut didapatkan dari bayaran mereka dan juga kerja sama lainya di dalam ajang dunia balap. Keberhasilan mereka menjadi pembalap MotoGP terkaya tentunya dihasilkan oleh kerja keras dan prestasi yang terus mereka torehkan dalam dunia balap.

Categories
Main

Pembalap Motor MotoGP Terbaik Sepanjang Masa

Bagi para penggemar olahraga balapan MotoGP tentunya memiliki sebuah sosok pembalap idola. Nama-nama pembalap terkenal seperti Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, Pedrosa mereka hanyalah sebagian dari sederet pembalap hebat yang ada di dalam ajang olahraga MotoGP. Namun, ternyata selain mereka terdapat juga para pembalap hebat yang dianggap sebagai legenda dari ajang olahraga di MotoGP.

Walaupun beberapa nama telah lama berhenti membalap, tapi nama mereka masih tetap dikenal hingga sekarang ini. Begitu banyak perubahan yang ada di dalam ajang MotoGP, terhitung selama kurun waktu satu dekade terakhir. Seperti dimulainya pada era mesin 1000cc 4-tak yang dimulai pada musim 2012.

Pembalap Motor MotoGP Terbaik Sepanjang Masa

Kemudian dalam satu dekade, perang dengan kelas tertinggi di dalam Dunia Balap MotoGP juga berakhir. Kemudian ada juga regulasi tentang kewajiban semua tim menggunakan sebuah sistem elektronik baik software maupun juga perangkat hardware buatan Magneti Marelli. Dari sudut pandang sebuah persaingan tersebut, begitu banyak juga pembalap hebat yang kemudian saling bermunculan.

Jumlah pabrikan yang mengantarkan para pembalap menjadi juara dunia MotoGP hanya ada tiga. Ketiganya yaitu adalah Honda, Ducati, dan juga Yamaha. Perlu diingat juga, bahwa 90 persen gelar juara dunia, selama era MotoGP yaitu milik pembalap Honda dan Yamaha. Artinya memang ada segelintir pembalap dan juga tim yang begitu mendominasi pada era MotoGP. Berikut ini akan dibahas beberapa pembalap MotoGP terbaik sepanjang masa. Siapa sajakah mereka ?

Jorge Lorenzo

Meskipun umurnya yang masih tergolong sangat muda, namun nama Jorge Lorenzo menjadi salah satu nama yang cukup sukses masuk ke jajaran nama pembalap MotoGP terbaik sepanjang masa. Jorge Lorenzo lahir di Spanyol 4 Mei 1987 dirinya telah meraih beberapa gelar juara ketika dirinya bermain di dalam kelas 250cc. Sebanyak 2 kali dirinya juga berhasil menjuarai kelas 250cc, yakni pada tahun 2006 dan 2007. Di tahun 2007 Lorenzo kemudian menjadi salah pembalap yang namanya paling mendominasi, dan dirinya berhasil berada 9 kali dalam pole position, yang kemudian berujung dengan 9 kali kemenangan.

Sederet prestasi yang juga telah diraihnya, membuat Jorge Lorenzo naik ke dalam kelas MotoGP di tahun 2008 dan kemudian menjadi rekan 1 tim dari pembalap MotoGP hebat lain seperti Valentino Rossi. Di tahun 2015 kemarin dirinya kemudian berhasil mencuri titel champion dari tangan Valentino Rossi yang merupakan pesaing terberat dirinya dalam ajang tersebut.

Wayne Railey

Wayne Rainey merupakan salah satu mantap pembalap American Grand Prix Motorcycle Road Racer. Kehadiran namanya di dalam deretan pembalap terbaik di ajang MotoGP sepanjangan masa bukanlah tanpa alasan. Selama ini diakhir tahun 1980 an sampai dengan tahun awal 1990 an, Wayne Rainey telah berhasil mengantongi gelar juara dalam kelas 500cc sebanyak 3 kali dan Daytona 200 sebanyak 1 kali.

Banyak orang yang mengatakan bahwa Railey merupakan pembalap hebat yang sangat jenius. Riley juga tidak hanya dikenal sebagai pembalap yang cepat, tapi teknik yang juga dimilikinya oleh dirinya cukup spesial. Dimana dengan teknik tersebut ia mampu menunggangi motornya dengan sangat mulus. Selain itu, Wayne Rainey juga sangat pandai dalam mengatur sebuah strategi untuk mendahului lawan-lawannya dalam sirkuit balap.

Kenny Roberts

Kenny Roberts merupakan satu-satunya seorang pembalap yang berasal dari Amerika yang sudah berhasil membawa pulang sebuah gelar juara. Dirinya berhasil mengambil Grand Prix Motorcycle Racing World Championship pada tahun 1978.Roberts juga merupakan salah seorang pembalap yang telah 2 kali memenangkan A.M.A . Grand National Championship. Dengan kemenangannya tersebut, akhirnya membawa Roberts masuk ke dalam jajaran 4 pembalap American Motorcyclist Association yang telah memenangkan ajang AMA Grand Slam.

Pembalap MotoGP yang juga sangat hebat sepanjang sejarah. Kenny Roberts memiliki nama panjang yaitu Kenneth Leroy Roberts. Seorang pembalap yang merupakan berkebangsaan Amerika yang lahir yaitu pada 31 Desember 1951 di California. Selain itu menjadi seorang pembalap, ternyata Roberts juga merupakan salah seorang yang pemilik sebuah tim balap motor.

Eddie Lawson

Pembalap dari MotoGP satu ini juga dikenal sebagai salah satu pembalap dengan julukan Steady Eddie. Julukan tersebut diberikan padanya karena Lawson, karena dirinya selalu berusaha keras untuk bisa menyelesaikan balapan yang telah dilakukannya tanpa menabrak sedikitpun. Prestasi yang telah diraihnya di dunia balap motor telah membuat nama Eddie Lawson diakui oleh dunia balap sebagai salah satu pembalap terbaik.

Eddie Lawson dirinya telah tercatat telah memenangi 4 kali gelar juara dalam Grand Prix motorcycle racing World Champion. Gelar tersebut sudah berhasil dimenangkan pada tahun 1984, 1986, 1988 dan yang terakhir pada tahun 1989.

Mike Hailwood

Setelah sekian lama dirinya merupakan pembalap Amerika yang dianggap sebagai pembalap MotoGP terbaik yang telah ada sepanjang masa. Kali ini giliran dari Inggris yang menunjukan pembalap terbaik mereka. Pembalap asal Inggris tersebut bernama Mike Hailwood dirinya Lahir di Inggris yaitu 2 April 1940. Dirinya kemudian diberi penghargaan oleh banyak orang sebagai pembalap motor terbaik sepanjang masa.

Bagi orang yang melihat cara uniknya dalam mengendarai, pastinya tidak merasa heran jika sebutan Mike The Bike diberikan padanya. Namun, sayangnya nasib buruk menimpa Mike Hailwood, hal ini juga menjadi kesedihan yang mendalam bagi para penggemarnya. Karena Mike Hailwood meninggal di dalam sebuah kecelakaan yang terjadi di Warwickshire.

John Surtees

John Surtees merupakan salah satu pembalap MotoGp terbaik yang juga masuk ke dalam daftar ini. John Surtees juga merupakan mantan pembalap Grand Prix Motorcycle World Champion. Sepanjang karirnya sebagai seorang pembalap, Surtees telah berhasil memenangkan sebanyak 4 kali perlombaan Motorcycle World Champion di dalam kelas 500cc. Gelar juaranya tersebut berhasil dirinya raih di tahun 1956, 1958, 1959, sampai 1960. Surtees kemudian mendirikan sebuah organisasi balap yang bernama Surtees Racing Organization Team.

Valentino Rossi

Inilah pembalap idola orang-orang masa kini, yaitu Valentino Rossi. Rossi merupakan seorang pembalap MotoGP profesional yang berasal dari Italia. Valentino Rossi telah berhasil berkali-kali menjadi juara dunia. Segala prestasi yang telah diraih kemudian membuatnya menjadi salah satu pembalap terbaik yang ada sepanjang masa.

Rossi masuk ke dalam dunia balap motor dikarenakan ayahnya yaitu
Graziano Rossi. Rossi kemudian memulai karir profesionalnya yaitu pada tahun 1996 di dalam kelas 125cc menggunakan motor Aprilia.
Secara cepat, Rossi pun kemudian mengalami peningkatan dan mulai masuk dalam ke dalam kelas 250cc dan berikutnya sampai di kelas 500cc. Sayangnya pada tahun 2015 dirinya gagal meraih gelar juara setelah dirinya tak mampu mengalahkan rekan setimnya yaitu Jorge Lorenzo.

Demikian itulah beberapa nama-nama pembalap paling terkenal sepanjang masa. Walaupun diantara mereka sudah tidak berkarir di dalam dunia balap lagi. Namun, namanya masih dikenal hingga kini sebagai Pembalap MotoGP terbaik